Minggu, 12 Mei 2013

Alkitab dan Ferari

     Ada seorang yang kaya raya memiliki seorang anak laki-laki dan waktu itu si anak dijanjikan oleh papanya, kalau dia bisa lulus sarjana dengan nilai yang bagus (tentunya diatas rata-rata 7 semua), akan diberi hadiah sesuai dengan permintaan anaknya itu, dan sang anak meminta untuk dibelikan mobil ferari. 
     Singkat cerita, setelah anak itu lulus dengan nilai yang sangat memuaskan, papanya datang kepada anaknya dan menyerahkan sebuah buku tebal berwarna cokelat dan mengatakan, "Nak, buku ini sangat berharga sekali, melebihi segala apa pun di dunia." Sambil menyodorkan buku yang di pegangnya. 
     Tetapi apa reaksi anaknya? Dia memandangi buku yang bertuliskan 'Alkitab' di sampul bagian depannya. Dia sangat marah dan membanting Alkitab itu sambil berkata, "saya tidak butuh buku itu, yang saya butuhkan  mobil ferari, papa bohong, omongan papa gak bisa dipercaya lagi." Dan tanpa pikir panjang lagi, kemudian anak itu pergi meninggalkan rumahnya tanpa pamit dan tidak kembali.
     Selama 5 tahun anak laki-laki itu hidup dalam kepahitan dan penderitaan. Setelah 5 tahun berlalu, tiba-tiba dia mendapat kabar bahwa papanya sudah dipanggil oleh Tuhan. Dengan berat hati ia pun kembali ke rumahnya, pada waktu itu ia masuk ke kamarnya, dia mengamati ruangan itu, tidak ada yang berubah selama 5 tahun terakhir ini, letak tempat tidur dan meja belajarnya masih tetap berada ditempatnya, bahkan Alkitab yang pernah diberikan papanya masih bagus dan tersusun rapi di rak tempat bukunya, kemudian dia mencoba membuka Alkitab itu secara perlahan, saat membuka Alkitab itu, laki-laki itu menemukan secarik kertas yang ternyata adalah tulisan dari papanya yang menceritakan bagaimana awal perjuangannya memulai bisnis hingga berhasil.
     Laki-laki itu pun mulai menangis terharu, kemudian dia membuka-buka lagi halaman demi halaman dan pada pertengahan dari lembaran Alkitab itu, ia menemukan selembar cek yang memiliki harga yang sama dengan harga mobil ferari. Anak itu kemudian menangis, namun sudah terlambat, dia sudah menderita selama 5 tahun dan lagi ayahnya sudah di panggil oleh Tuhan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar